Laporan kegiatan Verifikasi dan validasi data 8355 &
Realisasi KJP
Di sekolah SDN Penjaringan 08 pagi
Kelas LY-01
Dosen : Nikodemus Thomas
Martoredjo, S.S., M.M – D3323
Kelompok 9
1. 1501173206 Willy wahyudi
2. 1501201632 Gilang Bijak Negara
3. 1601241990 Riszky
4. 1601275783 Lisandre
5. 1601277662 Harvi Rahmandika
6. 1601285191 Suriadi Wijaya
7. 1601289145 Agung Sulaksono
Waktu Kegiatan : 30 Oktober 2015
Pukul : 09:00-12:00
PIC kegiatan :
- SDN Penjaringan 08 Pagi : Ibu A. Aryati,S.Pd
Laporan Kehadiran
Ø Verifikasi
dan validasi program Dinas Pendidikan 8355 dan KJP sekolah SDN 08 Penjaringan
pagi Waktu Kegiatan : 30 Oktober 2015 pukul 09:00-12:00 SDN Penjaringan 08 Pagi,
Lokasi:
Jalan Bandengan utara no 80
Tim yang
Hadir : Ketua: Willy wahyudi
Anggota:
1.
Gilang
Bijak Negara
2.
Riszky
3.
Lisandre
4.
Harvi
Rahmandika
5.
Suriadi
Wijaya
6.
Agung
Sulaksono
Mata
kuliah Character Building Profesional Development mengajarkan Untuk menjalankan
kewajiban yang harus kami jalani biarpun kadang hal tersebut tidak sejalan
dengan hati nurani kami. Sebagian orang di kelompok kami cukup skeptis mengenai
kegiatan yang harus kami jalankan ini, kami beranggapan bahwa hal ini merupakan
buang-buang waktu dan dari yang ketua kelompok kami tangkap ketika mengikuti
briefing untuk tugas ini, ketua kegiatan verifikasi validasi 8355 dari dinas
pendidikan mengucapkan sebuah kalimat yang membuat ketua kelompok 9 skeptis,
beliau berkata “kami merasa sangat terbantu ketika kami dihubungi oleh binus
yang menawarkan seribu volunteer untuk membantu kegiatan kami”. Jujur saya
sendiri merasa tersanjung bisa mendapatkan kesempatan untuk melakukan kegiatan
ini, tapi tetap saja merasa di diskreditkan. Karena Binus sengaja menutupi
bahwa kami dipanggil sebagai bagian dari kegiatan mandatory dan Binus
menawarkan jasa kami sebagai “Volunteer” yang dilihat dari kacamata saya adalah
sebuah PR stunt yang brilliant. Mohon maaf apabila tulisan diatas akan
menyinggung beberapa pihak. Saya sebagai Willy wahyudi sebagai penulis
bertanggung jawab atas hal yang saya tulis diatas. Tapi begitulah faktanya.
Isi
Proyek
pendataan KJP pada sekolah-sekolah merupakan bagian dari salah satu mata kuliah
kami yaitu CB : Professional Development yang didukung oleh Teach for Indonesia
(TFI) yang bekerja sama dengan pihak Dinas Pendidikan Jakarta. Sebagai
mahasiswa yang telah mempelajari CB:Profesional Development, kami menyadari
bahwa dengan adanya Kartu Jakarta Pintar kami dapat membantu merealisasikan
kegiatan dan perilaku etis yang sudah kami dapatkan. Dengan mendata KJP di
sekolah yang sudah kami daftarkan pada TFI, kami dapat mengetahui apa saja
manfaat dari KJP, sudah tersalurkan dengan baikkah KJP pada pelajar – pelajar
yang kurang mampu khususnya di Jakarta ini.
Selain
merealisasikan teori-teori yang kami dapat pada KJP tersebut, kami juga
merealisasikan dalam diri kami, dengan mendata KJP dengan kejujuran, melakukan
pendelegasian serta bertanggung jawab atas laporan yang kami laporkan. kami juga
tetap memiliki semangat untuk menyelesaikan tugas ini dengan baik meskipun
banyak halangan yang kami hadapi ketika pendaftaran sekolah sampai pada saat
pendataan di sekolah yang di tentukan.
SDN 08 Penjaringan Pagi
Ø Persiapan
Sebelum
kami melakukan kegiatan pendataan kami sebelumnya melakukan diskusi untuk
pembagian tugas usai kelas, seperti siapa yang akan mempersiapkan form, siapa
yang akan mencari contact number person in charge di sekolah yang akan dituju,
siapa yang akan membuat janji dengan PIC sekolah, Siapa yang menghandle data,
siapa yang akan entry data, siapa yang akan menuliskan laporan, dsb.
Seperti
yang sudah dirundingkan sebelumnya, Saya memutuskan untuk bertanggung jawab
atas entry data, pembuatan blog, penulisan laporan, pengechekan data apakah
semuanya sudah lengkap dan segala sesuatu yang bersifat data. dan Saudara Agung
sulaksono sebagai ketua yang menghandle bagian interview dan di lapangan.
Setelah sepakat dengan tugas tersebut. kami membuat janji terlebih dahulu antar
anggota kelompok untuk menentukan tempat berkumpul dan waktu pelaksanaan
pendataan KJP, kemudian membuat janji kepada PIC sekolah untuk melakukan
pendataan. Kami memutuskan untuk melakukan pendataan pada hari Jumat, 30
Oktober 2015 pada jam 9 pagi.
Mungkin
terkesan radikal karena kami tidak mengikuti prosedur yang ditentukan secara
menyeluruh seperti tidak adanya foto kelompok dengan anggota lengkap dan foto
bukti identitas sekolah dan detail kehadiran yang “lengkap”, tapi kami merasa itulah
yang terbaik. Ada pula beberapa anggota kelompok yang tidak dapat hadir karena
bentroknya jadwal dan dari consensus yang di dapat hanya jumat yang paling
memungkinkan untuk melakukan pendataan dan itupun menghasilkan hanya 3-4 orang
yang bisa datang.
Metode
Pengajaran : Class Room
Menurut
kelompok kami, metode pengajaran classroom sangatlah efektif dan membantu
pengisian data dengan sangat cepat dan mudah. Mengapa? Karena sangatlah mudah
memberikan penjelasan dari depan kelas kepada seluruh partisipan yang ada
seperti layaknya mengajar siswa-siswi dimana kami layaknya sebagai guru
membacakan soal dan orang tua murid menjawab sesuai arahan yang kami berikan. Adapun
apabila kesulitan Agung, Harvi dan Lisandre bisa langsung membantu. Untuk
pendataan 8355 kami sangat dibantu dengan Tata usaha sekolah tersebut kami
sampai diberikan data untuk melakukan pengisian dengan lebih mudah. Kinerja
yang dilakukan di hari tersebut berlangsung dengan baik.
Ø Pelaksanaan
Pada
kegiatan pendataan kelompok kami disambut dengan baik dan tangan terbuka oleh
pihak sekolah. Tapi cukup disayangkan bahwa kepala sekolah kegiatan 1 kami(SDN
08) tidak bisa berlama-lama karena ada keperluan mendadak untuk menghadiri
seminar. Kami kemudian diantar ke kelas 5 & 6 untuk melakukan pendataan.
Sementara di ruangan yang berbeda kami melakukan interview dengan petugas
sekolah untuk pendataan 8355. Dengan sabar dan penuh pengertian, Harvi,Agung dan
Lisandre bergantian mendampingi setiap siswa yang merasa kesulitan, karena kami
tahu ada beberapa pertanyaan yang mungkin sulit untuk di jawab anak SD. kami
memutuskan untuk anak kelas 5 dan 6 sebagai target survey karena mayoritas
orang tua mereka tidak dapat hadir dan di survey langsung karena tuntutan
pekerjaan serta cenderung tertutup mengenai penggunaan KJP, sehingga kami
memutuskan untuk bertanya langsung kepada anaknya, biarpun butuh proses tapi
jawaban dari mereka kami percayai adalah jawaban yang jujur dan tidak
menutup-nutupi.
Dari
data yang kami dapat:
Jumlah
penerima KJP di sekolah SDN 08 Penjaringan sudah sesuai dengan data yang
diterima dari DISDIK, namun masih ada beberapa anak yang masih belum
mendapatkan buku tabungan, serta kurang nya sosialisasi pengunaan KJP per
tanggal 1 september 2015
Ø Kesimpulan
Banyak
dari pengguna KJP merasa sangat terbantu.Tetapi masih jauh sangat disayangkan
bahwa cukup banyak yang sampai saat kami melakukan pendataan masih belum
mendapatkan KJP secara menyeluruh dan sosialisasi pengunaan KJP masih minim,
bahkan pada umumnya mereka tidak tahu bahwa mulai September 2015 KJP sudah
tidak dapat digunakan secara tunai.beberapa keluhan yang kami dapat, dikarenakan
kurangnya sosialisasi.
FORM EVALUASI KEGIATAN
Judul : Verifikasi dan
validasi data 8355 serta Survey realiasi KJP dalam Penerapan Mata Kuliah
Character Building bersama Teach For Indonesia (TFI)
Nama kelompok : CB Profesional development kelas LY01 Kelompok
9
Nama dan NIM Ketua Kelompok : Willy wahyudi 1501173206
Nama dan NIM Tim yang hadir :
1. 1501201632
Gilang Bijak Negara
2. 1601241990
Riszky
3. 1601275783
Lisandre
4. 1601277662
Harvi Rahmandika
5. 1601285191
Suriadi Wijaya
6. 1601289145
Agung Sulaksono
Form Evaluasi ini adalah dengan tujuan memberikan masukan dari
kegiatan yang telah di lakukan di setiap kegiatan.
Dengan harapan apabila adanya masukan yang bersifat positif
membangun dapat memberikan pembelajaran yang positif juga agar dapat lebih di
tingkatkan.
Form Evaluasi ini diharapkan dapat diisi sejujurnya oleh
siapapun yang berwenang untuk menyampaikan hal-hal yang menjadi fokus
pembelajaran dari Nilai-nilai :
1. Tanggung Jawab
2. Jujuran
3. Disiplin
4. Toleran
5. Peduli
Evaluasi dari Volunteer :
- Jumlah Kehadiran tim : lengkap /
tidak lengkap
- Alasan yang tidak hadir :
- Koordinasi dalam tim : baik
/ cukup / kurang
- Kehadiran tepat waktu : Ya / tidak
- Alasan kehadiran tidak tepat
waktu (jika tidak tepat waktu)
- Siapa yang menurut tim, di
kegiatan ini melakukan kegiatan dengan sangat baik? Lisandre dan Harvi
- Siapa yang menurut tim, di kegiatan ini melakukan kegiatan
masih harus diperbaiki?
Evaluasi dari Sekolah/ Komunitas/ NGO/ TFI :
- Apakah tim hadir tepat waktu
sesuai yang di janjikan? Ya / tidak
- Apakah tim berlaku sopan dan
santun? Ya / tidak
- Apakah tim menggunakan atribut
Mahasiswa (jaket almamater)? Ya / tidak
- Apakah tim menggunakan pakaian
yang sopan? Ya / tidak
- Apakah semua tim yang hadir
menjalankan tugas? Ya / tidak
- Jika ada tim yang hadir dan tidak menjalankan tugas,
sebutkan nama dan alasan :
Semua menjalankan tugasnya masing-masing dengan baik…………………………………
Saran dari Sekolah/ Komunitas/ NGO/ TFI :
Tidak ada ……………………………………………………………………………………
Dokumentasi