Selasa, 15 Desember 2015

Laporan Hasil Kegiatan Verifikasi & Validasi data 8355 dan Program Realisasi KJP Sekolah SDN 10 Penjaringan Pagi


Laporan kegiatan Verifikasi dan validasi data 8355 & Realisasi KJP
Di sekolah SDN Penjaringan 10 Pagi



Kelas LY-01
Dosen : Nikodemus Thomas Martoredjo, S.S., M.M – D3323
Kelompok 9
1.      1501173206    Willy wahyudi
2.      1501201632    Gilang Bijak Negara
3.      1601241990    Riszky
4.      1601275783    Lisandre
5.      1601277662    Harvi Rahmandika
6.      1601285191    Suriadi Wijaya
7.      1601289145    Agung Sulaksono

Waktu Kegiatan  : 11 Desember 2015 
Pukul                   : 11:00-12:15 

PIC kegiatan :
- SDN Penjaringan 10 Pagi : Bpk Turiman,S.Pd 081513648618

Laporan Kehadiran

Ø  Verifikasi dan validasi program Dinas Pendidikan 8355 dan KJP sekolah SDN 10 Penjaringan pagi Waktu Kegiatan : 11 Desember 2015 pukul 11:00-12:15 SDN Penjaringan 10 Pagi,

Lokasi: Jalan Bandengan utara no 80
Tim yang Hadir : Ketua: Willy wahyudi
Anggota:
1.      Gilang Bijak Negara
2.      Riszky
3.      Lisandre
4.      Harvi Rahmandika
5.      Suriadi Wijaya
6.      Agung Sulaksono

Mata kuliah Character Building Profesional Development mengajarkan Untuk menjalankan kewajiban yang harus kami jalani biarpun kadang hal tersebut tidak sejalan dengan hati nurani kami. Sebagian orang di kelompok kami cukup skeptis mengenai kegiatan yang harus kami jalankan ini, kami beranggapan bahwa hal ini merupakan buang-buang waktu dan dari yang ketua kelompok kami tangkap ketika mengikuti briefing untuk tugas ini, ketua kegiatan verifikasi validasi 8355 dari dinas pendidikan mengucapkan sebuah kalimat yang membuat ketua kelompok 9 skeptis, beliau berkata “kami merasa sangat terbantu ketika kami dihubungi oleh binus yang menawarkan seribu volunteer untuk membantu kegiatan kami”. Jujur saya sendiri merasa tersanjung bisa mendapatkan kesempatan untuk melakukan kegiatan ini, tapi tetap saja merasa di diskreditkan. Karena Binus sengaja menutupi bahwa kami dipanggil sebagai bagian dari kegiatan mandatory dan Binus menawarkan jasa kami sebagai “Volunteer” yang dilihat dari kacamata saya adalah sebuah PR stunt yang brilliant. Mohon maaf apabila tulisan diatas akan menyinggung beberapa pihak. Saya sebagai Willy wahyudi sebagai penulis bertanggung jawab atas hal yang saya tulis diatas. Tapi begitulah faktanya.

ISI
Proyek pendataan KJP pada sekolah-sekolah merupakan bagian dari salah satu mata kuliah kami yaitu CB : Professional Development yang didukung oleh Teach for Indonesia (TFI) yang bekerja sama dengan pihak Dinas Pendidikan Jakarta. Sebagai mahasiswa yang telah mempelajari CB:Profesional Development, kami menyadari bahwa dengan adanya Kartu Jakarta Pintar kami dapat membantu merealisasikan kegiatan dan perilaku etis yang sudah kami dapatkan. Dengan mendata KJP di sekolah yang sudah kami daftarkan pada TFI, kami dapat mengetahui apa saja manfaat dari KJP, sudah tersalurkan dengan baikkah KJP pada pelajar – pelajar yang kurang mampu khususnya di Jakarta ini.
Selain merealisasikan teori-teori yang kami dapat pada KJP tersebut, kami juga merealisasikan dalam diri kami, dengan mendata KJP dengan kejujuran, melakukan pendelegasian serta bertanggung jawab atas laporan yang kami laporkan. kami juga tetap memiliki semangat untuk menyelesaikan tugas ini dengan baik meskipun banyak halangan yang kami hadapi ketika pendaftaran sekolah sampai pada saat pendataan di sekolah yang di tentukan.

SDN 10 Penjaringan Pagi
Ø  Persiapan
Kami melakukan kegiatan pendataan seperti yang kami telah lakukan ssebelumnya, dan kali ini lebih mudah karena ketika pertemuan sebelumnya di sekolah SDN 08 yang lokasinya sama dengan yang sekarang kami survey, Kami telah membuat janji dengan kepala sekolah SDN 10 sehingga kami hanya perlu datang dan melakukan kegiatan kami seperti yang telah kami lakukan di SDN 08 (SDN 08 adalah sekolah pagi, sementara SDN 10 adalah sekolah siang, biarpun nama resmi tertera pagi tapi kegiatan belajar mengajar baru berjalan pukul 11:00). Kami sepakat untuk melakukan kegiatan survey pada tanggal 11 Desember 2015 setelah UTS selesai dan dilakukan di Minggu Binus Festival. Sehingga dapat dihadiri seluruh anggota kelompok, namun sangat disayangkan beberapa dari kami tidak dapat menghadiri karena ada satu dan lain hal yang menghambat. Kami memutuskan untuk datang pukul 11:00 ke sekolah tersebut untuk melakukan survey.
Metode Pengajaran : Class Room
Sekali lagi kami mengunakan metode Pengajaran class room karena itu bekerja dengan baik di pertemuan sebelumnya dan kami gunakan itu kembali dengan alasan yang sama.

Ø  Pelaksanaan
Pada kegiatan pendataan kelompok kami disambut dengan baik oleh bapak Turiman sendiri sebagai kepala sekolah SDN 10 Penjaringan. Kegiatan berlangsung tidak terlalu lama, karena beliau dan TU sekolah tersebut sudah menyiapkan data yang lengkap untuk laporan kami, sehingga hanya butuh 1 orang untuk mengisi data tersebut dan kami dapat mengalokasikan tenaga untuk pendataan KJP di kelas 5 & 6. Sehingga kegiatan ini selesai jauh lebih cepat dari yang kami kira. Namun ternyata hari itu kami lupa memperbanyak form untuk kegiatan tersebut, sebelumnya kami telah memperbanyak form yang perlu dibawa sebanyak 80 lembar untuk 2 sekolah. Namun ternyata kurang sehingga anggota kelompok kami perlu memperbanyak form tersebut, beruntung nya tidak memakan waktu lama dan anak-anak yang kami survey cukup pandai sehingga kami pun tidak perlu menjelaskan satu-persatu berkali-kali.

Dari data yang kami dapat:
Jumlah penerima KJP di sekolah SDN 10 Penjaringan sudah sesuai dengan data yang diterima dari DISDIK, Sosialisasinya pun cukup baik. Dan prosedur pembuatan KJP nya pun mudah dimengerti, penjelasan di mading, langsung dan bisa lansung menghubungi wali kelas.
Ditambah lagi sekolah menyediakan waktu untuk melakukan pengambilan KJP bersama-sama bagi yang baru mendaftar dan belum mendapatkan KJP secara fisik(buku tabungan / kartu ATM).

Ø  Kesimpulan

Di SDN 10 Sosialisasi KJP sudah dilakukan dengan baik, Banyak anak-anak merasa sangat terbantu dalam pembiayaan perlengkapan sekolah untuk anak-anak yang kurang mampu.
Namun dari perbincangan kami dengan operator KJP disekolah itu, masih banyak pengunaan KJP yang disalah gunakan oleh orang tua, ada rumor bahwa pengunaan nakal seperti  pengunaan di pom bensin, atau di toko emas. Tapi itu hanya rumor yang kami dengar dari operator, yang beliau sendiri tidak bisa buktikan karena banyak dari orang tua siswa yang menolak untuk memberikan struk hasil pembelanjaan.



FORM EVALUASI KEGIATAN
Judul : Verifikasi dan validasi data 8355 serta Survey realiasi KJP dalam Penerapan Mata Kuliah Character Building bersama Teach For Indonesia (TFI)
Nama kelompok : CB Profesional development kelas LY01 Kelompok 9
Nama dan NIM Ketua Kelompok : Willy wahyudi 1501173206
Nama dan NIM Tim yang hadir :
1.      1501201632    Gilang Bijak Negara
2.      1601241990    Riszky
3.      1601275783    Lisandre
4.      1601277662    Harvi Rahmandika
5.      1601285191    Suriadi Wijaya
6.      1601289145    Agung Sulaksono

Form Evaluasi ini adalah dengan tujuan memberikan masukan dari kegiatan yang telah di lakukan di setiap kegiatan.
Dengan harapan apabila adanya masukan yang bersifat positif membangun dapat memberikan pembelajaran yang positif juga agar dapat lebih di tingkatkan.
Form Evaluasi ini diharapkan dapat diisi sejujurnya oleh siapapun yang berwenang untuk menyampaikan hal-hal yang menjadi fokus pembelajaran dari Nilai-nilai :
1. Tanggung Jawab
2. Jujuran
3. Disiplin
4. Toleran
5. Peduli

Evaluasi dari Volunteer :
- Jumlah Kehadiran tim : lengkap / tidak lengkap
- Alasan yang tidak hadir :
- Koordinasi dalam tim : baik / cukup / kurang
- Kehadiran tepat waktu : Ya / tidak
- Alasan kehadiran tidak tepat waktu (jika tidak tepat waktu)
- Siapa yang menurut tim, di kegiatan ini melakukan kegiatan dengan sangat baik? Riszky,Agung dan Harvi
Siapa yang menurut tim, di kegiatan ini melakukan kegiatan masih harus diperbaiki?

Evaluasi dari Sekolah/ Komunitas/ NGO/ TFI :
- Apakah tim hadir tepat waktu sesuai yang di janjikan? Ya / tidak
- Apakah tim berlaku sopan dan santun? Ya / tidak  
- Apakah tim menggunakan atribut Mahasiswa (jaket almamater)? Ya / tidak  
- Apakah tim menggunakan pakaian yang sopan? Ya / tidak  
- Apakah semua tim yang hadir menjalankan tugas? Ya / tidak
- Jika ada tim yang hadir dan tidak menjalankan tugas, sebutkan nama dan alasan :

Semua menjalankan tugasnya masing-masing dengan baik…………………………………
Saran dari Sekolah/ Komunitas/ NGO/ TFI :
Tidak ada ……………………………………………………………………………………


                                               Dokumentasi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar